Sweet Memory

Rp50.000,00

  • Deskripsi
  • Additional information
  • Ulasan (0)

Deskripsi

Kau tahu? Cinta sejati tak akan pernah lenyap. Sungguhpun ia telah beranjak meninggalkanmu, sejatinya ia tak pernah mati. Cinta sejati melekat pada batinmu. Ia ada di setiap napasmu. Kau mungkin kehilangan wujudnya, tapi merasakan kekuatannya. Kau tak bisa lagi menyentuhnya, tapi seluruh dirinya mendekapmu. Kau tak lagi melihatnya, tapi batinmu merasakan kehadirannya.

Pada akhirnya semua kisah akan selesai dan berhenti pada satu titik yang disebut penghabisan. Entah hari ini, besok, atau lusa semua akan berakhir. Hanya waktu yang tahu kapan dan di mana semua kisah itu akan berujung.

Kini, Laurentia Firsta Soeprapto dan Mario Obedh Alfonso telah sampai di penghujung kisahnya. Kisah cinta mereka telah menjelma menjadi kidung cinta yang abadi. Sampai maut memisahkan, sampai mereka bertemu lagi di keabadian.

***

”Jujur aku terkejut ketika mendengar kisah Firsta dan Mario yang berakhir cukup tragis dan menyedihkan. Namun, dari kisah mereka aku belajar arti kesetiaan dan arti cinta sejati. Semoga lewat kisah ini makin banyak orang disadarkan tentang arti mencintai dengan tulus, arti kesetiaan, dan arti cinta sejati.”
—Chico Jerikho, aktor.

”Masih teringat jelas awal mengenal Firsta, hari itu aku menemukan videonya di Instagram. Ia menyanyikan laguku yang berjudul Dia untuk suaminya. Video itu mencuri perhatianku karena begitu dalam penghayatannya saat bernyanyi untuk Mario. Hingga akhirnya, kami bertemu di Batam, saat aku manggung di sana. Kami berencana untuk bernyanyi bersama dan membuat video cover lagu Dia. Namun, manusia hanya bisa berencana, Tuhan-lah pada akhirnya yang menentukan segalanya. Hari itu menjadi hari pertemuan pertama dan terakhirku dengan Firsta. Di hari itu pula, dari seorang Firsta dan Mario aku belajar arti cinta sejati, kesetiaan, dan ketulusan.”
—Anji Manji, penyanyi.

Penulis: Kennedy Jennifer Dhillon

Additional information

Berat 300 g

Ulasan

Belum ada ulasan.


Be the first to review “Sweet Memory”